Alasan Mengapa Harus Membuat Bisnis Plan - Bisnis Plan dan Peluang Usaha

Top Ad 728x90

Senin, 24 Juli 2017

, , ,

Alasan Mengapa Harus Membuat Bisnis Plan

Mengapa seseorang harus membuat bisnis plan sebelum memulai bisnis? Jika sebelumnya Bisnis Plan membahas tentang Membuat Bisnis Plan atau Rencana Bisnis Kali ini Bisnis Plan akan membahas alasan pentingnya, mengapa Anda harus membuat bisnis plan.

Beberapa waktu belakangan ini, Indonesia banyak melahirkan entrepreneur sukses seperti Nadiem Makarim (GoJek), William Tanuwijaya (Tokopedia), Achmad Zaky(BukaLapak.com), Ferry Unardi (Traveloka) dan lain sebagainya. Ternyata kelahiran orang-orang muda tersebut memberi dorongan untuk memulai bisnis.


Jika Anda juga tertantang untuk membuat bisnis, maka Anda harus memulainya dengan menyiapkan bisnis plan (rencana bisnis). Ada banyak orang yang bertanya, apakah membuat bisnis plan memberikan jaminan bisnis akan berjalan sesuai dengan rencana? Harapannya bisnis berjalan sesuai dengan rencana bisnis yang sudah dibuat. Namun kenyataanya pasti berbeda, selalu ada perubahan-perubahan yang terjadi.
Meskipun terdapat perbedaan-perbedaan tersebut tetap saja kita harus membuat bisnis plan, karena:

#1 Terhindar dari Kesalahan Besar

Perencanaan yang baik di awal, adalah awal untuk memulai bisnis Anda. Setidaknya Anda dapat terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam memulainya. Coba bayangkan berapa kerugian yang dialami oleh seorang entrepreneur, jika salah menentukan strategi bisnis? Tidak mengetahui keunggulan dan kelemahanya? Tidak memiliki sesuatu yang unik dibandingkan dengan pesaing?
Coba bayangkan berapa keuntungan jika seorang entrepreneur tepat dalam menentukancofounder (rekan kerja), menentukan karyawan yang tepat, menentukan strategi pemasaran, menentukan strategi pendanaan dan lain sebagainya. Anda tentunya mau kan mendapatkan keuntungan tersebut, jadi Anda perlu membuat bisnis plan.

#2 Menyeimbangkan Emosi dan Rasio

Saat seseorang mendapatkan ide bisnis, orang akan mulai membayangkan hal-hal baik yang akan terjadi. Membayangkan hal-hal yang terbaik itu adalah hal yang wajar dan manusiawi. Disisi lain seorang entrepreneur juga harus realistis dengan keadaan. Nah oleh sebab itu butuh sebuah bisnis plan untuk menyeimbangkan antara emosi dan rasio. Salah satu contohnya, seorang Steve Job memulai bisnisnya dari garasi. Ya Steve Job tidak memulai dari bangunan mewah dan nyatanya Beliau menjadi salah satu pebisnis sukses skala dunia.

#3 Menyamakan Visi Misi

Bagaimana cara menyampaikan ide bisnis, visi dan misi yang ada di pikiran Anda? Apakah cukup dengan bercerita, saya akan melakukan ini …, saya akan membuat itu … dan lain sebagainya. Bagaimana jika Anda membuat sebuah tulisan (bisnis plan) dan semua orang membaca tulisan, angka, grafik dan gambar yang ada di dalamnya? Mana yang lebih mudah, menceritakan yang ada di pikiran Anda atau membahas sebuah bisnis plan?

#4 Membuat dan Menyusun Strategi Bisnis

Bisnis yang baik adalah bisnis yang dijalankan, bukan bisnis yang ada hanya sebatas ide. Entrepreneur memerlukan ide dan eksekusi. Pertanyannya bagaimana Anda menjalankan eksekusi tanpa sebuah perencanaan? Tanpa sebuah rencana yang matang, eksekusi bisa menjadi kacau balau.

#5 Mengumpulkan Modal

Alasan terkahir dan juga paling penting, Entrepreneur membutuhkan bisnis plan untuk mengumpulkan modal atau pendanaan. Mau pinjam uang di bank, mau meminta pendanaan dari teman, saudara, orang tua atau lainnya pasti perlu sebuah binsis plan.

Sekarang, Saatnya Anda Bekerja

Sekarang Anda sudah tahu kan, mengapa Anda harus memulai sebuah bisnis dengan bisnis plan? Agar Anda tidak melakukan kesalahan fatal, dapat menyeimbangkan antara emosi dan rasio, menyamakan visi misi dengan rekan kerja, menyusun strategi bisnis serta mengumpulkan modal, maka Anda harus … 

Apakah Anda sudah mengawali bisnis Anda dengan membuat sebuah bisnis plan?

0 komentar:

Posting Komentar

Top Ad 728x90